Skip to main content

Posts

Showing posts with the label traveling ke purwakarta

Pesawat di Klaten Ini Disulap Jadi Bioskop Mini Ngintip Yuk!

Klaten yg letaknya di antara Jogja & Solo, ternyata tidak mau ketinggalan lho. Jogja punya bandara Adi Sumarmo. Di Klaten pula punya bandara meskipun kecil. Bandara apa sih? Klaten memiliki satu ‘bandara’ yg letaknya di Kecamatan Polanharjo, tak jauh berdasarkan objek wisata Klaten seperti Umbul Ponggok. Nama bekennya merupakan Bandara Adi Sumitro. Sebenarnya ini bukan bandara yg sebenarnya, namun sebuah wahana wisata buat masyarakat kurang lebih. Sang pemilik memasang sebuah pesawat terbang yang nir digunakan dan dialihfungsikan. Pesawat yang ‘parkir’ disulap menjadi galeri foto hingga bioskop mini . Berbagai kabar mengenai transportasi udara mampu kamu dapatkan pada sini. Ruang duduk dalam pesawat yang disulap jadi bioskop mini [image source] Saat masuk ke pada pesawat, kamu akan diarahkan menuju tiga bagian pesawat yaitu ruang kemudi (kokpit), ruang pemutaran film tiga dimensi, dan ruang pemutaran teater alam. Biaya yang wajib dikeluarkan buat nonton bioskop dalam peswat Rp2

Traveling ke Purwakarta Jangan Lupa Cicipi Kuliner yang Satu Ini ya

Hampir setiap wilayah di Indonesia mempunyai masakan spesial daerahnya masing-masing. Kekayaan rempah yg sebagai bumbu dasar kuliner Indonesia, menciptakan rasa masakan Indonesia meledak-ledak pada pengecap. Salah satunya merupakan sate maranggi yg nir lain merupakan kuliner khas berdasarkan kabupaten Purwakarta. Berkunjung ke Purwakarta ingat buat mencicipi sate yang satu ini, tapi apa bedanya ya sate maranggi dengan sate dalam umumnya? Asimilasi Budaya Tiongkok dan Jawa Tanpa saus kacang pun permanen nikmat [image source] Walaupun memang memiliki rasa yg spesial , ternyata sate maranggi adalah sebuah resep yg dimodifikasi dan diubahsuaikan dengan kultur pada Indonesia. Menurut Chef Haryo Pramoe, dikutip berdasarkan kompas travel, sate maranggi adalah sebuah bentuk asimilasi dari Tiongkok dan Jawa. Pada mulanya sate yang tidak menggunakan saus kacang ini dibawa oleh para pendatang yg asal dari Tiongkok dan memakai daging babi. Tapi seiring berjalannya kebudayaan Islam masuk di Indo